Polsek Dedai melakukan ground check terhadap empat titik hotspot yang terdeteksi dalam tabulasi hotspot BMKG Kalimantan Barat. Pengecekan dilakukan pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di sejumlah wilayah Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang.
Empat titik yang diverifikasi masing-masing berada di Desa Terusan, Desa Empaci, Desa Baras, dan Desa Kumpang. Seluruh titik terdeteksi oleh satelit NASA-MODIS pada pemantauan hotspot Senin (5/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Dedai mendatangi lokasi berdasarkan koordinat yang terdeteksi untuk memastikan kondisi di lapangan. Dari hasil pengecekan, masing-masing lokasi diperkirakan memiliki luasan terbakar sekitar satu hektare, dengan pemilik lahan belum diketahui.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan kondisi api telah padam dan hanya menyisakan asap. Jenis tanah di lokasi berupa tanah mineral dengan vegetasi berupa rumpukan, sementara tidak terdapat konsentrasi penduduk di sekitar titik yang diverifikasi.
Empat titik yang dilakukan pengecekan meliputi Desa Terusan pada koordinat 0,04597, 111,71925; Desa Empaci pada koordinat 0,04772, 111,73088; Desa Baras pada koordinat 0,01447, 111,78353; serta Desa Kumpang pada koordinat 0,03755, 111,7729.
Selain melakukan verifikasi, personel juga mendatangi lokasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai pembakaran lahan secara terbatas dan terkendali serta pentingnya melakukan pencegahan dini terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kapolsek Dedai melalui personelnya menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi munculnya kembali titik api, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar.
Hasil ground check menunjukkan keempat titik hotspot yang diverifikasi telah padam saat petugas tiba di lokasi.